Welcome to our online store

Minggu, 30 November 2014

10 Tips Melakukan Promosi Di Facebook

Belajar bisnis online di facebook

Kata Facebook merupakan kata yang sangat populer akhir-akhir ini.
Hampir semua orang di seluruh dunia mengenal Facebook yaitu situs jaringan sosial yang sekarang lagi terkenal.

Hampir semua orang menggunakan jaringan ini, baik hanya sebagai sarana pertemanan maupun sebagai sarana mempromosikan bisnisnya.
Sebelum kita melangkah ke dalam cara promosi di Facebook, ada baiknya kita mengenal Facebook lebih dalam.

Facebook merupakan situs jaringan sosial yang dioperasikan dan di jalankan secara private oleh Facebook.inc sejak tahun 2006.

Bagaimana caranya untuk promosi di Facebook?

Terdapat berbagai cara dan kemungkinan dalam berpromosi di Facebook yang patut untuk dicoba.
Cara promosi di Facebook itu bisa di mulai dengan cara memiliki beberapa aplikasi yang akan mempermudah kita untuk melakukan promosi di Facebook, di antaranya twitter, siapa yang tidak kenal twitter situs jaringan social yang serupa dengan Facebook.

Lalu apa kaitannya dengan cara promosi di Facebook?
Jika kita memiliki twitter di akun Facebook kita maka otomatis apa yang kita update di twitter akan terupdate pula di Facebook. Jika anda mempunyai blog, anda pun bisa mempromosikannya melalui Facebook, dengan menggunakan Networkblog, dengan begitu anda bisa bergabung dengan para blogger lainnya yang mempunyai minat yang sama dengan anda.

Friend feed, jika anda mensetup pada layanan Friend feed maka ada kemungkinan anda dapat megimport semua status anda kedalam profil Facebook, hal ini juga salah satu cara promosi di Facebook.

Masih ada cara lain untuk promosi di Facebook, diantaranya:

1. cantumkan url blog di status Facebook anda
2. dengan mencantumkan url blog di kotak informasi
3. Buatlah tautan di Facebook anda.
4. pasang banner blog di profil Facebook anda.
5. bisa juga menggunakan aplikasi Facebook
6. buatlah halaman Facebook mengenai blog anda atau produk yang anda tawarkan
7. Buatlah tautan-tautan ke produk anda di grup-grup yang anda ikuti
8. cantumkan URL anda pada saat chatting
9. import Feed blog anda di catatan Facebook anda
10. Buatlah promosi mengenai produk atau blog anda di Facebook.

Apakah hanya sedemikian saja cara promosi di Facebook, tidak masih banyak sebenarnya cara promosi di Facebook ini, hanya saja perlu ketekunan dalam mencarinya, tapi sebenarnya sudah tersebar luas banyak kok teman-teman kita yang senang hati membagi informasinya.

Mungkin jika kita mempunyai sebuah produk atau jasa yang sekiranya dapat kita jadikan sebuah bisnis mungkin dengan cara promosi di Facebook ini akan dapat meningkatkan nilai penjualan dari produk atau jasa yang kita tawarkan dengan ruang lingkup yang luas membuat kemungkinan informasi yang kita sebarkan tersebar dengan luas.

Promosi dengan cara promosi di Facebook ini diakui dapat dikatakan merupakan salah satu cara paling efektif yang ada dalam mempromosikan produk atau jasa yang kita tawarkan.
apakah anda seorang blogger atau hanya menjual sebuah E-book atau produk lainnya yang anda perlu lakukan masuk ke situs jaringan sosial ini add friend sebanyak-banyaknya, dan promosikan produk atau jasa anda. Semudah itu.

Walaupun telah beredar atau tips cara promosi di Facebook, hasilnya kan minim jika anda pun memiliki jaringan sosial; yang sedikit pula, hal ini akan membuat promosi yang anda lakukan hanya beredar dengan jumlah yang sedikit pula.

Banyak alternatif cara melakukan promosi, diantaranya dengan cara promosi di Facebook, cara ini bisa dikatakan sebagai alternatif untuk mengembangkan bisnis anda sambil menjalin pertemanan dengan yang lainnya.

Bukan berarti cara ini sangat efektif, di samping anda harus meluaskan jaringan sosial anda sehingga membuat promosi anda dapat tersebar dalam jangkauan yang luas.
Tetap intinya adalah kerja keras, Baik melakukan cara promosi di Facebook maupun cara lainnya  tetap membutuhkan keuletan anda dalam melakukan promosi dan sikap tidak pernah bosan dalam melakukan promosi.

Panduan untuk membuat toko Online. Klik di sini !
Add to Cart View detail

Jumat, 28 November 2014

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak

 
Di balik pria yang agung ada wanita agung di belakangnya
Demikianlah kata orang bijak tempo dulu. Jika ada lelaki yang menjadi ulama cendikia, tokoh ternama, atau pahlawan ksatria, lihatlah siapa ibu mereka. Karena Ibu memiliki peran besar dalam membentuk watak, karakter, dan pengetahuan seseorang.
Ibu adalah ustadzah pertama, sebelum si kecil berguru kepada ustadz besar sekalipun
Maka kecerdasan, keuletan, dan perangai sang ibu adalah faktor dominan bagi masa depan anak. Termasuk juga ibu susu [1]. Karenanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam melarang para orang tua menyusukan bayi mereka pada wanita yang lemah akal. Karena air susu dapat mewariskan sifat-sifat ibu pada si bayi [2].
Dalam kitab Ar Raudhul Unuf disebutkan bahwa persusuan itu seperti hubungan darah (nasab), ia dapat mempengaruhi watak seseorang. Kemudian penulisnya menyitir sebuah hadits dari ‘Aisyah radhiallahu’anha secara marfu': “Janganlah kalian menyusukan bayi kalian kepada wanita bodoh, karena air susu akan mewariskan sifat sang ibu” [3].
Salah seorang sahabat Nabi yang bernama Aktsam bin Shaifi radhiallahu’anhu pernah berwasiat kepada kaumnya. Diantaranya ia mengatakan,
أوصيكم بتقوى الله، وصلة الرحم ؛ فإنه لا يبلى عليهما أصل، ولا يهتصر عليهما فرع، وإياكم ونكاح الحمقاء ؛فإن صحبتها قذر
Aku wasiatkan kepada kalian agar senantiasa bertaqwa kepada Allah dan menyambung tali silaturahmi. Dengan keduanya akar (keimanan) akan selalu tegak, dan cabangnya tak akan bengkok. Hati-hatilah kalian jangan sampai menikahi wanita yang dungu, karena hidup bersamanya adalah kenistaan” [4]

Memang demikianlah faktanya; wanita dungu hanya akan merepotkan suaminya, sulit dididik dan sukar diatur. Anaknya pun akan terlantar dan salah asuhan.
Pernah suatu ketika ada seorang bapak yang mengeluh kepada Amirul Mukminin Umar bin Khathab radhiallahu’anhu mengenai anaknya yang durhaka. Orang itu mengatakan bahwa putranya selalu berkata kasar kepadanya dan sering kali memukulnya. Maka Umar pun memanggil anak itu dan memarahinya.
“Celaka engkau! Tidakkah engkau tahu bahwa durhaka kepada orang tua adalah dosa besar yang mengundang murka Allah?”, bentak Umar.
“Tunggu dulu, wahai Amirul Mukminin. Jangan tergesa-gesa mengadiliku. Jikalau memang seorang ayah memiliki hak terhadap anaknya, bukankah si anak juga punya hak terhadap ayahnya”, tanya si anak.
“Benar”, jawab Umar. “Lantas apa hak anak terhadap ayahnya tadi”, lanjut si anak.
“Ada tiga”, jawab Umar. “Pertama, hendaklah ia memilih calon ibu yang baik bagi putranya. Kedua, hendaklah ia menamainya dengan nama yang baik. Dan ketiga, hendaknya ia mengajarinya menghafal Al Qur’an”.
Maka si anak mengatakan, “ketahuilah wahai Amirul Mukminin, ayahku tidak pernah melakukan satu pun dari tiga hal tersebut. Ia tidak memilih calon ibu yang baik bagiku, ibuku adalah hamba sahaya jelek berkulit hitam yang dibelinya dari pasar seharga 2 dirham. Lalu malamnya ia gauli sehingga hamil mengandungku. Setelah aku lahir pun ayah menamaiku Ju’al [5], dan ia tidak pernah mengajariku menghafal Al Qur’an walau seayat!”.
“Pergi sana! Kaulah yang mendurhakainya sewaktu kecil, pantas kalau ia durhaka kepadamu sekarang”, bentak Umar kepada ayahnya [6].

Begitulah, ibu memiliki peran begitu besar dalam menentukan masa depan si kecil. Ibu, dengan kasih sayangnya yang tulus, merupakan tambatan hati bagi si kecil dalam menapaki masa depannya. Di sisinya lah si kecil mendapatkan kehangatan. Senyuman dan belaian tangan ibu akan mengobarkan semangatnya. Jari-jemari lembut yang senantiasa menengadah ke langit, teriring doa yang tulis dan deraian air mata bagi si buh hati, ada kunci kesuksesannya di hari esok.

Dalam Siyar-nya, Adz Dzahabi mengisahkan dari Muhammad bin Ahmad bin Fadhal Al Balkhi, ia mendengar ayahnya mengatakan bahwa kedua mata Imam Al Bukhari sempat buta semasa kanak-kanak. Namun pada suatu malam, ibunya bermimpi bahwa ia berjumpa dengan Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim berkata kepadanya, “Hai Ibu, sesungguhnya Allah telah berkenan mengembalikan penglihatan anakmu karena cucuran air mata dan banyaknya doa yang kau panjatkan kepada-Nya“. Maka setelah kami periksa keesokan harinya ternyata penglihatan Al Bukhari benar-benar telah kembali [7].
Catatan Kaki
[1] Yakni wanita yang menyusui anak orang lain, hingga secara syar’i ia menjadi mahram bagi sang anak seperti ibu kandungnya sendiri. Semua keluarga wanita ini juga otomatis jadi mahram bagi sang anak; baik itu suaminya, anaknya, saudaranya, orang tuanya, pamannya, bibinya, dan seterusnya. Sedang dari pihak anak, yang menjadi mahram bagi ibu susunya ialah keturunan dari sang anak yang disusui saja.
[2] HR. Al Baihaqi dalam Sunanul Kubra 7/464 dari Zaid As Sahmi, secara mursal dengan lafadz,
نهى رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ أن تُسترضَعَ الحَمْقاءُ فإنَّ اللَّبنَ يشبِه
Namun ada hadits-hadits lain yang menjadi syawahid atas hadits di atas, seperti yang diriwayatkan oleh Ath Thabrani dalam Al Mu’jamul Ausath, 1/68 hadits no. 65, dari Ibnu Umar radhiallahu’anhu dengan lafadz,
أنَّ رسولَ اللهِ نهى عن رَضاعِ الحَمقاءِ
Bahwasanya Rasulullah melarang untuk menyusukan anak kepada wanita yang bodoh
Juga dalam Al Mu’jam Ash Shaghir 1/140 hadits no. 137 dari Aisyah radhiallahu’anhadengan lafadz,
لا تَسْتَرْضِعُوا الْوَرْهَاءَ ” ، قَالَ الأَصْمَعِيُّ : سَمِعْتُ يُونُسَ بْنَ حَبِيبٍ ، يَقُولُ : الْوَرْهَاءُ : الْحَمْقَاءُ
jangan kalian menyusukan (bayi kalian) kepada wanita yang warha‘”. Al Ashma’i berkata: ‘aku mendengar Yunus bin Habib berkata bahwa warha‘ itu artinya dungu’
Dengan syawahid tadi insya Allah hadits di atas menjadi hasan li ghairihi, wallahu a’lam.
[3] Bab Syarh Hadits Ar Radha’ah, 1/285.
[4] Ma’rifatus Shahabah karya Abu Nu’aim Al Ashbahani, 3/385.
[5] Ju’al adalah sejenis kumbang yang selalu bergumul pada kotoran hewan. Bisa juga diartikan sebagai orang yang berkulit hitam dan berparas jelek (mirip kumbang) atau orang yang emosional (lihat Al Qamus Al Muhith, hal. 977)
[6] Disadur dari khutbah Syaikh Dr. Muhammad Al Arifi, Masuliyatur rajuli fii usratihi.
[7] Siyar A’lamin Nubala, 3/3324, cet. Baitul Afkar Ad Duwaliyah
***
Disalin dari buku “Ibunda Para Ulama“, karya Ust Sufyan Baswedan Lc., MA. hal.9-13, penerbit Wafa Press
Artikel Muslimah.Or.Id
Add to Cart View detail

Memperhatikan Kebersihan Anak


Memperhatikan kebersihan anak, kebersihan baju dan badannya adalah sesuatu yang dianjurkan di dalam agama. Demikianlah yang dilakukan oleh orang-orang yang shalih lagi mulia. Hal ini ditunjukkan oleh dalil dari Al Qur’an dan As Sunnah.
Di dalam Al Qur’an, Allah Ta’ala berfirman:
يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ قُلْ مَنْ حَرَّمَ زِينَةَ اللَّهِ الَّتِي أَخْرَجَ لِعِبَادِهِ وَالطَّيِّبَاتِ مِنَ الرِّزْقِ ۚ قُلْ هِيَ لِلَّذِينَ آمَنُوا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا خَالِصَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ كَذَٰلِكَ نُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ َعْلَمُونَ
Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. Katakanlah: “Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezeki yang baik?” Katakanlah: “Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat”. Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui” (QS. Al A’raf: 31-32).
وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ
dan pakaianmu bersihkanlah” (QS. Al Mudatsir: 4).
Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
ان الله جميل يحب الجمال
Sesungguhnya Allah Maha Indah dan menyukai segala yang indah” (HR. Muslim no 91, dari hadits Ibnu Mas’ud radhiallahu’anhuma secara marfu’)
Di antara bentuk melalaikan anak-anak adalah membiarkan mereka berpakaian kotor dan lusuh, wajah yang penuh dengan debu dan kotoran, rambutnya acak-acakan dan penuh dengan kutu, bahkan terkadang badannya dikelilingi lalat, mulutnya penuh dengan ludah, dan hidungnya penuh dengan ingus.
Semua ini jelas bertentangan dengan ajaran Allah Ta’ala dan Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam yang selalu mendorong untuk menjaga kebersihan.
Inilah Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, beliau membersihkan ingus juga kotoran dari Usamah bin Zaid (ketika masih kecil). Diriwayatkan oleh At Tirmidzi dengan sanad yang hasan dari hadits Umnmul Mukminin ‘Aisyah radhiallahu’anha, beliau berkata:
أرادَ النبيُّ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ أنْ يُنَحِّيَ مُخَاطَ أُسامَةَ قالتْ عائشةُ دَعْنِي حتى أَكُونَ أنا الذي أَفْعَلُ قال يا عائشةُ أَحِبِّيهِ فإني أُحِبُّهُ
Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam hendak membersihkan ingus Usamah, lalu ‘Aisyah berkata: ‘tinggalkanlah, biar aku yang melakukannya!’. Rasul berkata, ‘Wahai Aisyah, cintailah ia karena sesungguhnya aku mencintainya’
Di dalam riwayat Ibnu Abi Syaibah dengan sanad yang shahih lighairihi, dari Aisyahradhiallahu’anha beliau berkata:
عثرَ أسامةُ بعتبةِ البابِ فشجَّ في وجهِه فقالَ رسولُ اللَّهِ صلَّى اللَّهُ عليهِ وسلَّمَ أميطي عنهُ الأذى فتقذَّرتُه فجعلَ يمصُّ عنهُ الدَّمَ ويمجُّهُ عن وجهِه ثمَّ قالَ لَو كانَ أسامةُ جاريةً لحلَّيتُه وَكسوتُه حتَّى أنفِّقَه
Usamah terjatuh di ambang pintu dan wajahnya terluka, lalu Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berkata, ‘hilangkanlah kotoran yang ada di wajanya’. Lalu aku merasa jijik, maka beliau menghisap darah dan memuntahkannya di wajahnya. Kemudian Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berkata, ‘seandainya Usamah seorang anak perempuan, niscaya aku akan memakaikan dia pakaian dan menghiasinya sehingga aku memberikan nafkah kepadanya’
Demikian pula yang dilakukan oleh Fatimah, putri Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam. Seorang wanita yang menjadi pemimpin wanita di dalam surga. Dia senantiasa membersihkan anaknya dan memandikannya. Diriwayatkan oleh Al Bukhari dan Muslim, dari hadits Abu Hurairah radhiallahu’anhu, beliau berkata:
خرجَ النبيُّ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ في طَائِفَةِ النهارِ ، لا يُكلِّمُنِي ولا أُكَلِّمُهُ ، حتى أَتَى سوقَ بنِي قَيْنُقَاعَ ، فجلسَ بفِنَاءِ بيتِ فاطِمَةَ ، فقالَ : ( أَثَمَّ لُكَعُ ، أَثَمَّ لُكَعُ ) . فَحَسِبْتُهُ شيئًا ، فَظَنَنْتُ أنَّهَا تُلْبِسُهُ سِخَابًا أو تُغَسِّلُهُ ، فجاءَ يشتَدُ حتى عَانَقَهُ وقَبَّلَهُ ، وقالَ : ( اللهمَّ أحِبَّهُ وأحِبَّ منْ يُحِبُّهُ )
Pada suatu hari Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pergi, beliau tidak berbicara kepadaku dan aku pun tidak berbicara kepadanya, sehingga sampai di pasar Qainuqa. Kemudian beliau duduk di serambi rumah Fathimah radhiallahu’anha, beliau berkata: ‘Apakah di sana ada si kecil?’. Aku meyakini bahwa yang telah menahan ibunya adalah karena dia sedang memakaikan kalung untuknya atau memandikannya, tidak lama kemudian dia datang dengan cepat, sehingga Rasul memeluknya dan menciumnya. Beliau berkata, ‘Ya Allah cintailah dia dan cintailah orang yang mencintainya’“.
Penulis: Syaikh Musthafa Al ‘Adawi hafizhahullah, disalin ulang dari buku “Ensiklopedi Pendidikan Anak” terbitan Pustaka Inabah hal 95-98, judul asli “Fiqhu Tarbiyatil Abna wa Thaifah min Nasha-ih Al Athibba” karya beliau.
Artikel Muslimah.Or.Id
Add to Cart View detail

Kamis, 27 November 2014

Sukses dengan Blog

Jika Anda memiliki beberapa akun di sosial media, punyakah Anda sebuah blog? Dan, tahukah Anda bahwa blog juga bisa jadi sarana meraih kesuksesan?

Blog (singkatan dari web blog) adalah wadah di dunia maya berisi tulisan dan gambar, hasil daripandangan dan pengalaman penulis blog (blogger). Entah itu pandangan politik, pandangan hidup, bahkan pandangannya dalam menilai sebuah makanan.

Blog dulu hanya dibuat dan digunakan pemakainya untuk pengganti buku harian. Tapi seiring perkembangan zaman, banyak yang menjadikan blog ini sebagai sarana memperkenalkan dirinya, menjual produk atau curriculum vitae dirinya, yang membuat orang lain paham tentang keahliannya.

Blog bisa dibuat dengan cara gratis, misalnya dengan menggunakan blog detik, wordpress, atau blogspot. Bisa juga blog yang berbayar yang harus diperpanjang setiap tahunnya. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Nah, apa saja sebenarnya yang bisa kita maksimalkan dari membuat blog? Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan...

1. Ciri khas
Ada banyak sekali blog yang hadir di dunia maya. Anda tinggal mengetik kata kunci di google, maka akan muncul alternatif blog yang bisa membawa Anda, pada keterangan dari kata kunci yang sudah Anda ketik tadi. Dari begitu banyak blog tersebut, maka agar blog Anda bisa dikenal, tentunya harus memiliki ciri khas. Ciri khas ini yang akan membedakan blog Anda dengan blog lainnya. Ciri khas ini yang pada akhirnya menentukan identitas Anda.

Seorang blogger traveler Agustinus Wibowo, keliling dunia dengan cara berbeda. Ia melakukan perjalanan secara backpacker ke tempat-tempat yang jarang dikunjungi dan melihat dari sudut pandang berbeda. Hasilnya ketika tulisan dalam blog-nya disukai para pembaca, penerbit pun meliriknya. Dan perjalanan di blog itu dijadikan buku yang berkali-kali cetak ulang.

2. Percaya diri
Percaya diri dengan apa yang Anda tulis di blog, akan membuat orang yang membaca yakin, bahwa Anda memang orang yang ahli di bidang itu. Buat kiat-kiat singkat untuk membuat orang merasa terbantu, ketika membaca blog Anda.

3. Jangan takut menawarkan diri
Ketika Anda sadar blog Anda berbeda, jangan pernah takut untuk menawarkan diri. Anda bisa mulai menulis tentang produk yang Anda gunakan dan Anda memang suka. Tulis saja produk itu di blog milik Anda. Lalu sebarkan link blog Anda ke produsen produk yang Anda tulis. Bila produsen suka, Anda bisa diajak kerja sama. Biasanya jika tidak berlanjut dengan kerja sama, hasil kerja keras Anda pun akan dihargai dengan hadiah dari mereka.

4. Terus belajar
Jangan pernah merasa sudah cukup pintar. Terus belajar, dengan banyak membaca atau bertanya atau bergabung dalam komunitas blogger. Sehingga, ilmu Anda bertambah, dan blog yang Anda buat juga akan menghasilkan. Sering-seringlah melihat blog yang lain, untuk mendapatkan ilmu yang bisa membuat blog Anda berkembang lebih baik lagi.

5. Sebarkan Link Blog
Sebagus apa pun blog Anda, bisa jadi blog itu tidak akan dikunjungi banyak visitor, jika Anda tidak mau menyebarkan link blog Anda. Mulailah untuk berani menyebarkan link lewat sosial media, sehingga orang lain bisa tahu blog Anda.

Percayalah, jika blog itu bagus isinya, maka akan banyak yang bisa belajar dari sana. Dan tawaran untuk Anda pasti akan mulai berdatangan.

Anda berminat mencoba?
Add to Cart View detail

Ingin Usaha Maju? Jauhi 10 Hal Ini!

Ada beberapa hal yang harus dihindari agar perusahaan tidak menuju kebangkrutan. Inilah 10 di antaranya…

Ada banyak cara untuk meraih sukses dalam berwirausaha. Tapi memang, tantangan pasti selalu saja menghadang. Bahkan, untuk perusahaan yang sudah sukses sekian lama pun, tantangan selalu ada. Tak jarang, yang kurang sigap dalam menanggapi terjadinya perubahan, harus siap mengalami kegagalan yang berujung pada kebangkrutan.

Tengok kisah bagaimana General Motors di Amerika Serikat yang sangat berjaya, tiba-tiba harus bersaing dengan Toyota dari Jepang. Atau, lihat pula persaingan di dunia teknologi informasi (TI) yang perkembangannya sangat cepat. Biaya komunikasi yang sangat murah membuat beberapa perusahaan telekomunikasi harus putar otak agar mampu terus bertahan. Dari mulai menurunkan harga, hingga terpaksa diakuisisi oleh perusahaan lain yang memiliki modal lebih besar. Coba lihat pula misalnya di industri rokok bernikotin rendah (mild) di Indonesia. Jika dulu hampir semua lini dikuasai oleh A Mild dari Sampoerna, kini persaingannya telah makin keras antarprodusen baru.

Maka, jangan heran, jika banyak merek legendaris yang kemudian hanya tinggal sejarah. Mereka bukannya tak berubah dan berusaha mempertahankan usahanya. Tapi, kemajuan zaman dan perkembangan teknologi serta pergeseran budaya, membuat merek dan produk yang tak bisa beradaptasi dengan cepat, akan langsung tergerus perputaran zaman.

Karena itulah, Donald R. Keough, mantan pimpinan sebuah produk minuman berkarbonasi, Coca Cola, sampai menuliskan hal-hal yang harus dijauhi agar produk kita bisa tetap bertahan. Keough yang juga pernah menjabat sebagai eksekutif di berbagai perusahaan, menulis sebuah buku berjudul The Ten Commandments for Business Failure. Dalam buku tersebut, ia mengemukakan 10 hal yang harus dijauhi agar bisnis bisa langgeng.

Berikut beberapa hal yang dituliskan Keough. Tentu, perlu kebijaksanaan kita juga untuk menelaah dan tidak menelan mentah-mentah. Karena, bisa jadi, konteks di sana (baca: Amerika Serikat) berbeda dengan yang berlaku di sini…


1. Takut untuk mengambil risiko

Banyak perusahaan yang kadang—setelah mencapai sukses yang didambakan—jadi takut untuk mengambil langkah maju yang cenderung berisiko. Sebab, kesuksesan kadang melenakan, sehingga akhirnya kita takut untuk melangkah lebih jauh. Analoginya, kapal yang bersandar di pelabuhan mungkin saja memang lebih aman dari gangguan badai. Tapi, bukankah “takdir” kapal seharusnya berlayar di tengah lautan? Karena itu, jika menghadapi kondisi zona nyaman, segeralah bergegas untuk mencari tantangan lain. Sebab jika tidak, tantangan tetap akan datang dan saat tidak siap, kita akan kalah oleh perputaran zaman.


2. Cenderung tidak fleksibel

Orang yang kaku, orang yang tak adaptif, cenderung akan mati. Sebab, kondisi di sekitar pasti selalu berubah. Maka, jika kita tidak mengantisipasi—atau bahkan terlalu yakin dengan apa yang kita percayai—maka kita akan mengalami kegagalan. Untuk itu, saat menjalankan sebuah perusahaan, kita harus terus belajar dan mencari inovasi terbaik yang bisa dilakukan guna mengembangkan produk yang kita miliki.
 

3. Mengisolasi diri sendiri

Ada orang-orang tertentu yang mengisolasi dirinya pada ruangan besar dan menutup rapat-rapat ruangannya. Ia seolah-olah mengatakan pada orang di sekelilingnya: “Jangan membuat bos marah. Jangan bawa kabar buruk.” Orang seperti ini hanya akan menjadi “katak dalam tempurung” yang tak tahu perkembangan yang terjadi di sekelilingnya. Akibatnya, ia pun tak bisa mendapat banyak masukan yang berguna untuk perkembangan usaha.
 

4. Beranggapan tidak terjadi kesalahan apa-apa

Sifat sering mencari kambing hitam kadang juga melanda sebuah perusahaan. Maka, ketika terjadi sesuatu yang mengguncangkan perusahaan—dan masih saja merasa itu adalah kondisi di luar perusahaan yang memengaruhi—siap-siap sajalah menerima kekalahan. Karena itu, jika tidak ingin hal tersebut melanda perusahaan kita, cobalah untuk lebih terbuka untuk mengevaluasi secara menyeluruh baik internal dan eksternal.
 

5. Bermain-main dengan “garis batas pelanggaran”

Ada beberapa pihak yang kadang menjadikan pelanggaran sebagai bagian—yang konon—akan mempermudah jalannya usaha. Untuk jangka waktu yang pendek, barangkali ini akan jalan. Tapi, seiring dengan penegakan hukum yang terus dilakukan, hal seperti ini tak akan langgeng. Untuk itu, etika dalam berbisnis sudah sepantasnya harus selalu dijaga sejak awal berdirinya usaha.
 

6. Tidak menyempatkan diri untuk berpikir

Kita memang berada pada zaman serbacepat yang menuntut untuk melakukan segala tindakan dengan cepat. Apalagi, perubahan teknologi menjadi kekuatan yang melipatgandakan kecepatan itu. Namun, menurut Keough, untuk memutuskan sesuatu tidak lantas harus gegabah. Perlu pemikiran matang langkah-langkahnya, agar bisa terus melanggengkan perusahaan.
 

7. Meletakkan semua keyakinan pada pendapat ahli dan konsultan

Memang, kita sering kali butuh pendapat pakar dan ahli untuk memajukan perusahaan. Tapi, tak semua harus dijalani dengan kaku. Sebab, yang mengerti kondisi perusahaan kita sepenuhnya sebenarnya adalah kita sendiri. Maka, ambil saja nilai positif dari pendapat mereka, tapi jangan bergantung sepenuhnya.
 

8. Terlalu birokratis

Sebuah sistem memang diperlukan untuk menjalankan usaha. Namun, saat birokrasi dalam sistem itu telah menjadi kaku, sudah saatnya perlu dilakukan perubahan. Sebab jika tidak, birokrasi—misalnya soal hubungan senior dan junior—bisa jadi membuat talenta terbaik perusahaan malah beralih ke perusahaan lain.
 

9. Mengirimkan pesan multitafsir

Komunikasi yang jelas adalah kunci yang memudahkan koordinasi dengan semua lapisan di perusahaan. Karena itu, jangan sampai membuat pesan-pesan atau perintah yang bisa menimbulkan banyak tafsiran.
 

10. Takut dengan masa depan

Masa depan tak bisa dihadapi oleh orang-orang yang punya mental pesimis. Karena itu, jangan pernah berkata: “Ini sudah cukup baik”. Sebab, kesuksesan tidak akan menghampiri perusahaan yang mengerjakan sesuatu setengah-setengah. Maka, hadapilah masa depan dengan keberanian.

Itulah sepuluh hal yang—menurut Keough—harus dijauhi agar perusahaan bisa maju. Selain itu, ia juga menyebutkan, ada satu hal utama yang SAMA SEKALI TAK BOLEH DILAKUKAN, yakni KEHILANGAN SEMANGAT (PASSION) dalam kerja yang kita lakukan.

Selamat mencoba! Sukses selalu untuk Anda!
Add to Cart View detail

Fenomena Kristenisasi & Hinduisasi

kristenisasi dan hinduisasi
Permisi Pak, mau minta tanggapan.
Saat ini sedang ramai fenomena kristenisasi di banyak tempat dan intimidasi warga hindu di bali. Yg paling kentara, masalah pelarangan jilbab di berbagai perusahaan dan fasilitas umum, atas nama desakan warga. Sesak rasanya kami mendengarny. Seolah kita jd budak dan bahan bulan-bulanan orang lain di rumah sendiri. Padahal umat islam tidak pernah buat masalah di bali, tapi selalu dituduh sumber masalah. Mohon saran dari para ustad, apa yang harus kami lakukan? Trima kasih.
Nuw Timur
Jawaban:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,
Hasil sensus pendududuk tahun 2010, 87,18% dari 237.641.326 penduduk Indonesia adalah pemeluk Islam, 6,96% Protestan, 2,9% Katolik, 1,69% Hindu, 0,72% Buddha, 0,05% Kong Hu Cu, 0,13% agama lainnya, dan 0,38% tidak terjawab atau tidak ditanyakan. (http://id.wikipedia.org/wiki/Agama_di_Indonesia).
Subhanallah, kekuatan kaum muslimin di Indonesia sangat besar, dibandingkan umat agama lainnya. Dengan angka sekian, kita layak terheran, ketika ada kaum muslimin yang merasa terintimidasi oleh penganut agama lain. Dengan angka sekian pula, kita layak terheran, ketika ada sebagian penganut agama lain yang begitu leluasa menghina simbol islam dan kaum muslimin. Umat islam telah menajdi mayoritas yang terdiam.
Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Kita meyakini ini musibah. Mungkin ini bagian dari kebenaran yang disabdakan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam,
يُوشِكُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمُ الأُمَمُ مِنْ كُلِّ أُفُقٍ كَمَا تَتَدَاعَى الأَكَلَةُ عَلَى قَصْعَتِهَا ، قُلْنَا : مِنْ قِلَّةٍ بِنَا يَوْمَئِذٍ ؟ قَالَ : لا ، أَنْتُم يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ ، وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ ، يَنْزَعُ اللَّهُ الْمَهَابَةَ مِنْ قُلُوبِ عَدُوِّكُمْ وَيَجْعَلُ فِي قُلُوبِكُمُ الْوَهَنَ ، قِيلَ : وَمَا الْوَهَنُ ؟ قَالَ : حُبُّ الْحَيَاةِ وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ “
“Hampir saja, banyak umat dari berbagai penjuru dunia akan memperebutkan kalian, sebagaimana makanan di atas piring diperebutkan.” Kami bertanya, ‘Apakah karena jumlah umat islam ketika itu sedikit?’
Jawab Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Tidak, ketika itu jumlah kalian (kaum muslimin) banyak. Namun kalian seperti buih di lautan. Allah hilangkan rasa takut di mata musuh kalian (orang kafir), dan Allah sematkan penyakit ‘wahan’ di hati kalian.” Sahabat bertanya, ‘Apa itu penyakit wahan?’ Beliau bersabda, “Penyakit cinta dunia dan takut mati.” (HR. Ahmad 8713, Abu Daud 4299, dan dihasankan Syuaib al-Arnauth).
Kenyataan ini bisa kita pahami. Karena dari sekitar 200 juta penduduk Indonesia yang muslim, tidak semuanya memahami hakekat agamanya. Bahkan banyak diantara mereka yang layak untuk disebut penghianat agama. Anda bisa lihat tingkah laku orang liberal. Kepada siapa mereka berpihak? Kita tidak pernah melihat ada orang liberal yang berpihak pada islam, selain status agama yang tertuang di KTP mereka.
Kehadiran mereka inilah yang menjadi salah satu penghalang umat islam berkembang. Mereka memanfaatkan status kebodohan masyarakat untuk menawarkan doktrin pluralisme dan kebebasan beragama. Di saat yang sama, banyak tokoh liberal menuding berbagai ormas islam telah bersikap intoleran. Menjadi corong barat untuk mengkambing hitamkan islam dalam setiap masalah sosial. Mereka memanfaatkan mayoritas yang terdiam.
Sayangnya, pemikiran semacam ini yang menguasai hampir semua media massa besar di tempat kita. Baik online, cetak, radio maupun televisi. Maka jangan heran, ketika anda kesulitan untuk mencari berita tentang penderitaan kaum muslimin karena kejahatan panganut agama lain. Mereka tutup mata, ketika kaum muslimin berada pada pihak minoritas yang tertindas. Sebaliknya, ketika aliran sesat, atau kelompok non muslim berada di pihak lemah, mereka angkat bicara atas nama HAM dan kemanusiaan.
Saatnya anda mulai waspada dengan komentar media. Karena dusta dan kejujuran sedang menabuh genderang pertempuran. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتُ، يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ، وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ، وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ، وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ، وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ، قِيلَ: وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ؟ قَالَ: “السَّفِيهُ يَتَكَلَّمُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ”
“Akan datang kepada manusia tahun-tahun penuh penipuan. Pendusta dianggap benar, sementara orang yang jujur dianggap dusta. Pengkhianat diberi amanat, sedangkan orang amanah dianggap pengkhianat. Pada saat itu Ruwaibidhah angkat bicara.” Ada yang bertanya, “Apa itu Ruwaibidhah?”. Beliau menjawab, “Orang bodoh (masalah agama) yang turut campur dalam urusan masyarakat.” (HR. Ahmad 7912, Ibnu Majah 4036, Abu Ya’la al-Mushili dalam musnadnya 3715, dan dinilai hasan oleh Syuaib al-Arnauth).

Umat Lain Perlu Berterima Kasih

Sudah lama kaum muslimin terluka dengan ulah sebagian mereka. Tragedi berdarah di Ambon, di Poso, gugurnya banyak imam masjid di Papua, pelarangan masjid di Kupang, kemana suara media.
Memang benar, bukan sikap yang bijak ketika kita menyalahkan agama disebabkan kriminal penganutnya.
Namun seharusnya mereka juga tutup mulut dan tidak menuding dan menyalahkan islam ketika ada tindakan kriminal yang dilakukan sebagian penganutnya. Tapi sekali lagi, mereka tidak pernah konsisten dengan ini. Hingga ada anggota MPR RI asal bali ber-KTP hindu yang melemparkan kalimat sampah, bahwa umat islam menyebarkan virus HIV/AIDS di bali melalui pelacur. Maha Suci Allah dari tuduhannnya.
Seharusnya mereka berterima kasih kepada umat islam. Masyarakat yang sangat menghargai toleransi dan kerukunan. Di saat masyarakat Bali sedang gencar memerangi simbol-simbol islam di pulau mereka, apakah anda menjumpai kaum muslimin di tanah jawa yang menintimidasi kegiatan orang hindu?
Di jogja, umat hindu hanya segelintir bagian penduduknya. Di kota ini, orang hindu masih sempat memasang sesajian di bawah jembatan layang janti dengan sangat leluasa, dan tidak ada satupun umat islam yang mengusiknya.

Nasehat bagi Umat

Memahami kenyataan di atas, saatnya umat islam berbenah. Memperbaiki kondisi mereka, agar tidak menjadi bulan-bulanan penganut lain agama.
Allah menjanjikan, orang yang berusaha menolong agama Allah, maka mereka akan ditolong oleh Allah dari kejahatan orang lain,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ
Wahai orang yang beriman, jika kalian menolong agama Allah, maka Allah akan menolong kalian dan mengokohkan langkah kalian. (QS. Muhammad: 7).
Yang dimaksud menolong agama Allah adalah dengan mempelajari sesuai sumbernya (al-Quran, Sunah, dan ijma umat), mengamalkannya, dan mendakwahkannya kepada orang lain.
Allah juga menjanjikan, orang yang berusaha mengikuti ajaran syariat, akan dilindungi dari kejahatan dan tipu daya orang kafir. Allah berfirman,
وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا لَا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا
Jika mereka bersabar dan bertaqwa kepada Allah, tipu daya mereka (orang kafir) sama sekali tidak akan membahayakan kalian. (QS. Ali Imran: 120)
Jangan terlalu bangga dengan sebutan mayoritas. Karena jumlah yang banyak tidak ada artinya ketika mereka menumpuk dosa. Allah berfirman,
وَيَوْمَ حُنَيْنٍ إِذْ أَعْجَبَتْكُمْ كَثْرَتُكُمْ فَلَمْ تُغْنِ عَنْكُمْ شَيْئًا
(ingatlah) pada peristiwa perang Hunain, ketika kalian merasa bangga dengan jumlah kalian yang banyak dan itu sama sekali tidak bermanfaat bagi kalian. (QS. at-Taubah: 25).
Hanya karena dosa ujub, merasa bangga dengan jumlah yang banyak, Allah timpakan kekalahan kepada para sahabat ketika perang Hunain.
Berusahalah menghindari segala bentuk kedzaliman, baik kedzaliman kepada makhluk terlebih kedzaliman terhadap Sang Pencipta. Karena Allah akan membalas kedzaliman, dengan Allah tunjuk pemimpin dzalim yang tidak peduli dengan keadaan umat islam. Allah berfirman,
وَكَذَلِكَ نُوَلِّي بَعْضَ الظَّالِمِينَ بَعْضًا بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
“Demikianlah kami angkat sebagian orang dzalim untuk menjadi pemimpin bagi orang dzalim yang lain, disebabkan maksiat yang mereka kerjakan.” (QS. al-An’am: 129).
Kedzaliman kepada Allah mencakup segala bentuk maksiat, terutama syirik dan bid’ah.
Allahu a’lam  
Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)
Add to Cart View detail

Menggunakan Obat Oles Agar Tidak Ejakulasi Dini

menggunakan obat oles kejantanan
Assalamualaikum..ustad menurut syariat bolehkah kita menggunakan obat minyak oles agar tidak ejakulasi dini pada saat berhubungan dengan istri, mohon petunjuk dan nasihatnya.syukron
via Tanya Ustadz for Android
Jawaban:
Wa alaikumus salam Wa rahmatullah
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,
Allah memerintahkan kepada para suami untuk bersikap sebaik mungkin terhadap istrinya (husnul mu’asyarah), Allah berfirman,
وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا
Bersikaplah yang baik kepada istri-istri kalian. Apabila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak. (QS. an-Nisa: 19).
Jika kita perhatikan, berbagai ayat dan hadis yang berbicara tentang masalah keluarga, kita bisa menyimpulkan bahwa syariat sangat menganjurkan terwujudnya keluarga sakinah. Karena lahirnya masyarakat yang baik, berawal dari keluarga yang baik. Allah perintahkan para istri untuk taat dan berkhidmat kepada suami, sebaliknya, Allah perintahkan suami untuk memberikan husnul mu’asyarah (sikap terbaik bagi istrinya). Termasuk di dalamnya, memenuhi nafkah lahir batin semampunya.
Terdapat sebuah hadis dari Anas bin Malik secara marfu’,
إذا غشي الرجل أهله فليصدقها، فإن قضى حاجته ولم تقض حاجتها فلا يعجلها
Apabila suami menggauli istrinya, hendaknya dia membenarkan istrinya. Jika suami telah ‘keluar’ sementara istri belum ‘keluar’, maka janganlah suami terburu-buru. (HR. Abdurrazaq dalam al-Mushannaf, no. 10468).
Hadis ini dinilai lemah, karena sanadnya terputus lebih dari satu. Hadis ini diriwayatkan Abdurazaq dari Ibnu Juraij, dari Anas bin Malik. Padahal Abdurrazaq tidak meriwayatkan dari Ibnu Juarij, dan Ibnu Juraij tidak meriwayatkan dari satupun sahabat.
Akan tetapi, hadis di atas, meskipun sangat dhaif (lemah), hanya saja maknanya sesuai dengan prinsip umum dalam berumah tangga, memberikan hak yang sama kepada istri sebagaimana hak yang dimiliki suami.
Al-Mardawi mengatakan,
ولا ينزع إذا فرغ قبلها حتى تفرغ، يعني أنه يستحب ذلك فلو خالف كره له
Suami tidak boleh langsung melepas setelah dia ejakulasi sebellum istrinya, sampai istrinya juga ejakulasi. Atrinya dianjurkan bagi suami untuk melakukannya (menunggu istri ‘keluar’). Jika suami sengaja tidak melakukannya, maka itu makruh. (al-Inshaf, 8/265)
Dalam Fatawa Syabakah Islamiyah, dijelaskan makna hadis dhaif ini,
فالمقصود أن على الرجل إعفاف زوجته والحرص على أن تستمتع بالجماع كما يستمتع هو به، ويتخذ الأسباب المؤدية إلى ذلك كأن يعرض نفسه على طبيب، أو يستعمل علاجاً ونحو ذلك
Maksudnya, bahwa seorang suami harus memenuhi kebutuhan biologis istri dan mengupayakan agar istri turut menikmati hubungan badan itu, sebagaimana dia menikmatinya. Dia bisa melakukan beberapa tindakan untuk mewujudkan hal itu, misalnya diperiksakan ke dokter atau menggunakan obat atau semacamnya. (Fatawa Syabakah Islamiyah, 25893)
Berdasarkan pertimbangan di atas, Lembaga Fatwa Syabakah Islamiyah menganjurkan agar suami yang mengalami ejakulasi dini untuk menggunakan obat atau cara lainnya dalam rangka mengobati kekurangannya. Salah satu penanya mengutarakan, bolehkah menggunakan obat untuk mengatasi ejakulasi dini.
Jawab Lajnah,
فلا حرج في استعمال الدواء المذكور إذا كان – كما قال السائل- لا يترتب على استعماله ضرر ، ولم يكن في تركيبته شيء محرم؛ لأن سرعة القذف تعتبر مرضا يفوت حسن معاشرة الزوجة المأمور به شرعا، لذلك ينبغي علاجها والتداوي
Tidak masalah menggunakan obat tersebut, selama tidak ada efek samping yang membahayakan dan tidak ada unsur yang haram. Karena ejakulasi dini termasuk penyakit yang mengurangi kemampuan suami dalam husnul mu’asyarah (sikap terbaik) kepada istrinya, yang itu diperintahkan oleh syariat. Karena itu, selayaknya diobati dan disembuhkan. (Fatwa Syabakah Islamiyah, no. 183499).
Diantara tips untuk mengatasi ED, anda bisa pelajari:
Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Add to Cart View detail

Most View Product

Contact Online

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2012. TOKO SEPATU & SERVER PULSA "ANIS" TEGAL - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger